Info Terkini
Selamat Datang di Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari

Buah Segar Sebaiknya Diberikan pada Anak Saat Sarapan atau Makan Siang?

Foto: iStock

Jakarta – Buah segar perlu diberikan pada anak untuk asupan vitamin dan mineralnya. Tetapi kapan harus diberikan? Saat sarapan atau makan siang?

Buah segar merupakan salah satu sumber nutrisi yang baik dikonsumsi orang dewasa dam amak. Umumnya orang tua lebih suka memberikan buah dalam bentuk jus saat sarapan. Tetapi, apakah waktu tersebut paling tepat untuk penyerapan nutrisi?

Tak ada aturan yang pasti soal waktu terbaik untuk pemberian buah pada anak. Buah segar bisa saja diberikan pada saat sarapan berupa jus atau potongan. Atau sebagai camilan setelah makan siang.

Tetapi beberapa ahli nutrisi tak menganjurkan mengasup buah segar di malam hari karena bisa memicu gangguan tenggorokan pada beberapa anak. Dilansir dari berbagai sumber, beberapa trik ini bisa dilakukan agar anak terdorong untuk makan buah lebih banyak.

1. Teruh buah sedekat mungkin dengan jangkauan anak
Usahakan selalu menaruh buah di dapur, dekat tempat main anak atau di kulkas. Taruh setinggi pandangan mata anak agar terlihat. Agar lebih mudah dimakan, potong buah kecil-kecil lalu taruh dalam wadah menarik dan taruh di kulkas di rak tengah atau paling rendah. Sehingga terlihat langsung oleh anak dan menarik perhatiannya. Anak bisa makan kapan saja.

2. Tampilkan dalam warna menarik
Menurut berbagai penelitian, aarna-warni makanan akan menerbitkan selera makan. Sebuah studi juga menemukan jika apel utuh kurang menarik bagi anak. Karenanya perlu dipotong kecil atau diiris tipis. Warna dan bentuk berbeda lebih menarik selera anak. Selain itu selalu kombinasikan buah dalam warna-warni menarik. Seperti potongan semangka dan melon, strawberry dengan pisang, atau mangga dengan buah naga.

3. Pilih buah dengan nutrisi terbaik
Sebelum memberikan buah pada anak, ada baiknya ketahui dulu kandungan nutrisinya. Buah segar rmengandung antioksidan, beragam vitamin, mineral, serat dan air. Pilih buah yang kaya antioksidan untuk memperkuat daya tahan tubuh anak. Jangan memilihkan buah hanya karena rasanya yang manis enak. Makin banyak variasi buah akan makin beragam asupan nutrisi yang didapat anak.

4. Jangan memaksa anak
Jika anak menolak buah yang Anda berikan, jangan memaksanya. Mungkin karena pertama kali diberikan, anak masih merasa asing dan aneh dengan rasanya. Berikan beragam buah bergantian atau campurkan dalam sau wadah. Biarkan anak mengambil dan memakan sesuai yang ia suka. Jika anak bosan dengan buah segar, bekukan saja buah dan sajikan sebagai es loli atau smoothies.

sumber: https://food.detik.com/tips-gizi-anak/d-3941350/buah-segar-sebaiknya-diberikan-pada-anak-saat-sarapan-atau-makan-siang