Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) yang berjudul “Pengembangan Aplikasi Tetoy dan Optimalisasi Pemanfaatan Gonad Bulu Babi Untuk Mengatasi Stunting Upaya Mewujudkan Bajo Indah Sebagai Desa Sehat di Kecematan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara” berhasil masuk menjadi unggulan nasional setelah melakukan presentase 24-26 Juni 2019 di Jakarta bersama 10 Pengabmas dari 40 proposal yang masuk seleksi nasional. 
 
pengabmas yang di ketuai oleh Wiralis, STP., M.Si.Med bersama Teguh Faturrahman, SKM., MPPM, Askrening, SKM., M.Kes, Suwarni, DCN., MPH, HAriani, SST., MPH dan Imelda Appulembang, MSN berfokus pada peningkatan derajat kesehatan di wilayah pesisir yaitu desa bajo kecamatan soropia terkhusus pada penanganan stunting, yang merupakan desa binaan poltekkes kemenkes kendari.
 
Kamis 29 agustus kemarin tim Pengabmas tersebut mendapatkan fasilitasi teknis dari tim PUSDIKNAKES Dr. Budi Hartono, S.Si., MKM, drg. Musliana, dan Adilla Risnawati di ruang rapat Poltekkes Kemenkes Kendari. Pelaksanaan Pengabmas tersebut direncananakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 tahun depan.