Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari menggandeng Badan SAR Nasional (Basarnas) untukuntuk meningkatkan peran dan kesadaran generasi muda dalam tanggap bencana. Giat ini dilatarbelakangi oleh bencana banjir wilayah Konawe 17 Juni 2019 lalu yang memeberikan dampak penyakit kepada korban. Itulah yang mendorong Himpunan Mahasiswa Jurusan Keperawatan (HMJK) Poltekkes Kendari menginisisasi giat positif, Seminar Nasional Disaster Management yang digelar pada Sabtu (3/4) di Aula PKM Poltekkes Kendari.

Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kendari, Indriono Hadi S.Kep., Ns., M.Kes mengatakan, kegiatan ini sangat perlu dilakukan. Mengingat, bencana alam tidak dapat ketahui kapan terjadinya. Bencanan alam dapat menyebabkan kerugian bagi manusia baik secara materi, non-materi, bahkan jiwa manusia. Korban dalam setiap hari bencana adalah fokus yang diperhatikan oleh tenaga kesehatan di Poltekkes.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif anak-anak mahasiswa keperawatan kami. Mengadakan seminar ini tentu ssaja sebagai bentuk kepedulian mereka sebagai calon tenaga kesehatan profesional. Kami mendukung sepenuhnya dengan harapan, setelah kegiatan ini masyarakat   merniliki    pengetahuan memahami   bahaya  yang  timbul  oleb bencana dan   bagaimana    menghindari dan menanggulangi  bencana  itu,” terangnya, (4/8)  lalu.

Sementara    itu.  Ketua  Panitia  Erik Saputra   mengatakan    semnkin  meningkatnya  bencana di negara  kita ini nyatanya  tidak dibarengi dengan  kesadaran  dan  ketanggapan   masyarakat di sekitar   lokasi  bencana, Makanya

anak-anak    muda   perlu   mernahami ltu, Sebab, dari gerakan  pemuda-pemudi yang masih mudalah  bisa membantu,   Meningkatkan peran dan kesadaran  terutama generasi muda adalah pokok tujuan diadakannya

seminar nasional   ini. Selain  ltu,  katanya   setiap  pemuda   pemudi   perlu paham apa yang  harus  dilakukan pascabencana.

Berhubung kami adalah  calon tenaga   kesehatan,   maka  kami juga akan fokus bagaimana memanagemen   penanganan korban bencana alam. Kami,  Insyaa Allah akan  siap untuk mengabdikan  diri  kami,  jika ada  bencana  alarn,” bebernya.

Kata Erik sapaan akrab Erik Saputra kegiatan ini, merupakan seminar nasional  yang  pertamakali  diadakan oleh   HMJK  Poltekkes   Kendari   .Materi   yang   diberikan    oleh   Basarnas memberikan edukasi peran generasi muda   dalam   tanggap   darurat bencana dan membentuk kerja sama  tim yang solid lintas organisasi.  Ini tentu mampu  mernberikan  pemahaman anak muda. bagaimana meminimalisir risiko bencana.

 “Generasi muda berperan  penting dalarn   bantuan   dan   penanggulan pasca bencana untuk membantu Basarnas,   BNPB dan  organisasi  yang aktif dalam kegiatan  tanggap   bencana”. terangnya lagi.

Sebagai  informasi  seminar  nasional  ini  dihadiri oleh   Basarnas, Andi  Muhammad Akbar, S.Sos  dan Koordinator  sistem  informasi pengelolaan Mitigasi dan adaptasi  bencana Unhas   dan   PJ.  Kesehatan Maritim, Dr. Agus Bintara Bira Wida, S.Kel., M.Kes, serta kehadiran Unit Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Kendari,  Muhaimin Saranani, S.Kep., Ns., MSc.

(Unit Humas dan Kerja Sama)